Selasa, 04 Desember 2012

Ini Komentar Eko "Patrio" Terkait Kasus Aceng Fikri


JAKARTA, KOMPAS.com - Pernikahan singkat berusia empat hari Bupati Garut, Aceng HM Fikri, dengan perempuan berusia 18 tahun, kini tengah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Langkah sang bupati yang menceraikan mantan istrinya itu hanya melalui pesan singkat (SMS) pun menuai banyak kecaman. Tak heran, desakan untuk mundur pun di alamat kepada Aceng.  

Menyoroti sikap Bupati Garut tersebut, komedian yang kini duduk sebagai anggota DPR RI, Eko Hendro Purnomo atau Eko "Patrio" pun menyayangkan kejadian tersebut.
 
"Buat saya sangat disayangkan. Walau itu privasi, dia pejabat publik. Mau tak mau, masyarakat akan mengkritisinya. Wajar masyarakat tidak menyukai itu," ungkap Eko ditemui di kawasan Pangkalan Jati, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Senin (3/12/2012).
 
Menurut Eko, seorang pejabat tidak seharusnya bertindak menurut egonya sendiri. "Pejabat bertindak bukan menurut ego pribadinya sendiri. Harus lihat efeknya pada orang banyak. Pejabat publik akan selalu diikuti gayanya, lifestyle-nya," papar Eko.

Langkah Aceng yang diduga telah melecehkan mantan istrinya itu, diyakini Eko akan berdampak buruk pada kariernya. "Sudah pasti ada 
punishment. Satu, dia pasti tidak akan terpilih kembali. Dalam hirarki, dia akan dapat teguran dari gubernur, dari kemendagri, karena kan ada PP (Peraturan Pemerintah)-nya tidak boleh kawin dua kali, dan sebagainya," jelas komedian yang tergabung dalam kelompok lawak Patrio ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar